Senin, 24 September 2018

5 Pertimbangan Penting saat ingin Renovasi Rumah Tua Tahun 80-an

Sebagian orang memilih beli rumah tua untuk direnovasi daripada membangun yang baru atau beli rumah kapling-an. Tidak tanggung-tanggung, rumah yang dibeli pun sudah tua (dibangun tahun 80-an), selanjutnya menyewa jasa renovasi rumah supaya terlihat baru dan modern. Tapi, ada beberapa hal yang harus mempertimbangkan, yaitu sebagai berikut.

1. Pilih Renovasi Sebagian atau Total?
Rumah zaman dulu, termasuk yang dibangun tahun 80-an, terkenal dengan kekokohannya atau kesolidannya karena dibangun menggunakan bahan-bahan pilihan atau kualitas tinggi. Padahal, jika dihitung dari nilai kelayakan huni sebuah rumah yang lamanya sekitar 20 tahun, usia rumah tahun 80-an ini sudah mencapai 40 tahun, terkecuali pernah renovasi total.

Kalaupun sudah melewati beberapa kali renovasi sebagian, jika memang masih bisa ditempati, hal ini menunjukkan kualitas rumah zaman dulu yang tidak bisa dianggap sepele. Oleh karena itu, Anda bisa memutuskan, pilih renovasi sebagian atau total? Jika renovasi sebagian, Anda hanya perlu menambahkan beberapa kayu untuk penguat tembok beton.

2. Mau Pilih Warna Apa?
Rumah yang dibangun tahun 80-an biasanya didominasi oleh warna vintage, seperti coklat, kuning kunyit, dan gelap yang kadang dianggap monoton oleh kaum milenian. Meski demikian, rumah tahun 80-an dibangun dengan perhitungan yang mendetail sehingga seperti yang diulas pada poiin pertimbangan pertama, kondisinya masih kokoh dan stabil.

Oleh karena itu, jika ingin menyulap rumah tua yang Anda beli hingga berubah menjadi rumah bergaya modern, pilih warna-warna cerah dan kekinian semacam toska dan silver. Bisa juga menggunakan warna netral seperti putih atau warna-warna pastel yang lembut dan nyaman dipandang mata.

3. Bagaimana Desain Halamannya?
Rumah zaman dulu terkenal dengan halamannya yang luas. Tidak heran jika Anda bisa menemukan banyak tumbuhan di sana, seperti apotek hidup dan beragam tanaman buah seperti mangga dan lainnya. Nah, jika ingin rumah Anda rindang, pohon-pohon berdaun rimbun tidak perlu ditebang.
Hal ini dikarenakan keberadaan pohon ini tidak akan mengurangi nilai modern dari rumah tahun 80-an yang sudah direnovasi. Anda hanya perlu merapikannya dengan cara menanam rumput gajah mini untuk menambah nilai estetika eksterior. Hasil terbaik bisa Anda serahkan pada ahlinya, yaitu dengan menyewa penyedia jasa renovasi rumah.

4. Bagaimana dengan Desain Interiornya?
Setelah eksterior dan halaman, Anda juga perlu mempertimbangkan desain interiornya. Biasanya ada banyak pilihan desain yang ditawarkan penyedia jasa renovasi. Sekalipun Anda tidak membangun baru, jika diserahkan pada penyedia jasa renovasi hunian yang profesional di bidangnya, maka hasilnya tetap akan memuaskan.

5. Furnitur Apa yang Ingin Dipilih?
Selanjutnya, pertimbangkan furnitur apa yang akan dijadikan pelengkap hunian impian Anda bersama keluarga, termasuk dekorasi dindingnya. Sesuaikan dengan desain interior yang sudah Anda pilih. Bagi Anda yang memilih desainn kekinian, tambahkan hiasan dinding berupa rak ambalan berbentuk kotak-kotak kecil dengan sudut tumpul.

Tempatkan boneka kecil, figura dengan foto ukuran 3R, atau benda-benda mini lainnya yang bisa menambah nilai estetika ruangan, khususnya kamar tidur. Dinding ruang tamu dan ruang tengah juga bisa diisi dengan lukisan abstrak kontemporer.

Sedangkan dapur, Anda bisa menempatkan kitchen set yang didominasi bahan stainless steel. Biasanya, paket perlengkapan dapur ini juga ditawarkan oleh penyedia jasa renovasi dan bangun rumah. Anda hanya tinggal menjatuhkan satu pilihan sesuai selera.

Nah, untuk urusan renovasi rumah, penawaran terbaiknya bisa Anda dapatkan dari Sejasa. Selain renovasi, Anda juga bisa mengandalkannya untuk bangun baru. Hanya dengan memasuki laman resminya di sejasa.com, Anda sudah bisa langsung pesan layanan yang dibutuhkan untuk hunian impian.
Load disqus comments

0 komentar