Senin, 31 Desember 2018

Cara Mengajarkan Anak Membaca dengan Metode Fonik

Banyak orang tua yang kadang asal menerapkan cara mengajarkan anak membaca. Asal di sini maksudnya adalah mengajarkan si kecil membaca dengan sesuka hati orang tua tanpa melihat apakah si kecil tertekan atau tidak. Namun, Anda bisa mencoba cara menyenangkan yang tak membuat si kecil merasa tertekan, yakni dengan metode fonik!

Apa Itu Metode Fonik?
Fonik adalah salah satu metode pembelajaran membaca yang bisa diterapkan pada anak antara usia 3 hingga 5 tahun atau ke atasnya. Metode ini dilakukan dengan mengenalkan bunyi dari huruf pada si anak seperti aa, t, s, ss, zz dan lainnya. Pada metode fonik ini, anak tidak diajari dengan nama huruf-huruf tersebut.

Mereka hanya diperkenalkan dengan bunyi huruf lalu dilanjutkan dengan lambang-lambang huruf tersebut. Setelah itu, barulah mereka akan dilatih menerapkan bunyi huruf tersebut pada suku kata seperti la, ba, ta, sa dan lainnya. Jika sudah bisa, barulah mereka akan dijarakan cara menggabungkan suku kata menjadi kata yang baik.

Hal yang Harus Anda Pahami
Untuk mengajarkan anak membaca menggunakan metode fonik ini, Anda harus memahami si anak dulu. Pemahaman pada si kecil ini sesuai dengan prinsip awal dari cara mengajarkan anak membaca menggunakan metode fonik ini. Ingat bahwa pada dasarnya, si kecil memiliki dunia yang senang bermain dan bersenang-senang.

Jadi, ada baiknya Anda menerapkan cara ini dengan tidak memaksa. Jangan pula terlalu terburu-buru dan memiliki target anak bisa membaca pada usia ke sekian dan harus bisa ini dan itu. Anda harus tahu bahwa sebenarnya untuk bisa menerima apa yang diajarkan, anak tersebut tidak boleh stres dan tidak boleh benci pada yang namanya belajar.

Selain itu, Anda harusnya coba mengajarkan si kecil mindset bahwa membaca adalah hal yang menyenangkan. Caranya cukup gampang, Anda dan sekelurga di sekitar lingkungan bertumbuh si kecil juga harus gemar membaca. Si kecil akan tertarik untuk belajar membaca dengan sendirinya nanti.

Mindset lain yang harus Anda pahami dalam mengajarkan si kecil membaca adalah bahwa setiap individu itu memiliki kemampuan yang berbeda dan unik. Jadi, tak usah khawatir bila si kecil lambat dalam menerima pelajaran membaca yang diterimanya. Bisa jadi, si kecil memiliki kemampuan dalam hal lain.

Cara Mengajarkan Membaca pada Anak dengan Metode Fonik
Setelah Anda memahami tentang mindset memberikan pelajaran pada anak, barulah Anda bisa memulai mengajarkan si anak membaca dengan metode ini. Untuk memulainya, Anda hanya harus mengenalkan pada si kecil huruf-huruf vokal saja. Ajari anak bahwa huruf a memiliki bunyi a. Begitu juga untuk huruf vokal yang lainnya.

Bila mereka sudah mengerti dan bisa membedakan antara huruf vokal satu dan huruf vokal yang lainnya, Anda bisa mulai memperkenalkan huruf konsonan. Namun, perkenalan bunyi huruf konsonan ini tidak dilakukan berdasarkan urutan abjad. Pengenalannya adalah berdasarkan huruf yang paling sering digunakan seperti l, b, k, h, r, n dan m.

Perkenalkan dengan perlahan bunyinya dan bagaimana lambangnya. Misalnya, untuk huruf b bisa diilustrasikan dengan sumpit bakso dimakan bebek, huruf b. Beri penekanan pada suku kata yang digarisbawahi agar si kecil bisa mengerti. Setelah itu, tinggal diajarkan persuku kata saja tanpa mengeja. Sesuai dengan bunyi hurufnya saja.

Itulah cara mengajarkan anak membaca dengan menggunakan metode fonik yang bisa Anda terapkan di rumah. Metode ini lebih mudah diterima karena mereka tak harus mengingat bentuk huruf, melainkan bunyi. Selain ajarkan si kecil dengan cara terbaik, jangan lupa penuhi kebutuhan gizinya dengan beri S-26 Prosime Gold untuk melengkapi nutrisinya!
Load disqus comments

0 komentar